Wisata Hutan Bambu Ramai!!, H Hambali Ingin Jual Lahannya per-meter 10 Juta

  • Whatsapp
Pemilik Lahan, H. Hambali Bersama Anak

KORAN SIDAK – Wisata Hutan Bambu kini namanya sudah melejit, yang telah diresmikan oleh Wali Kota Bekasi pada saat itu, kawasan tersebut berada di RW 26 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, mirisnya kawasan tersebut menjadi komflik antara pemilik lahan dengan Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Parbud) Kota Bekasi.

Ironisnya, Dinas Parbud Kota Bekasi telah mengeluarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Parbud pada Oktober 2019, memutuskan Kelompok Sadar Wisata Kawasan Hutan Bambu Kota Bekasi untuk mengelola kawasan tersebut. Sedangkan di kelompok tersebut pemilik lahan dan warga setempat tidak ada yang dilibatkan untuk pengelolaan Kawasan Hutan Bambu.

Bacaan Lainnya

Hal itu pemilik lahan seluas 798 M2, H. Hambali yang telah didampingi anak kandungnya Siti Fatimah dengan sapaan akrabnya Neng sudah geram dengan adanya pengelola kawasan hutan bambu dikarenakan bukan dari orang lingkungan setempat lantaran orang lain yang bukan warga setempat, yang dinilai tidak punya dasar hukum.

“Dinas Parbud telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) kepada orang lain, kepada Duddy. Selain itu Duddy pun bukan dari lingkungan RW 26 Kelurahan Margahayu. Ini (Hutan Bambu) dia (pengelola) sudah tiga tahun berjalan. Yang seharusnya pengelola Hutan Bambu harus melibatkan orang sini bukan orang lain,” ungkap Eneng anak kandung H Hambali kepada awak media.

Tak hanya itu ia pun sudah melayangkan surat somasi kepada Dinas Parbud Kota Bekasi terkait Kawasan Hutan Bambu. “Sebelumnya kami sudah layangkan surat somasi ke Dinas Parbud. Baru saja saya sudah ke Dinas, dan surat sudah somasi sudah kami cabut,” kata Eneng.

Tak hanya, ia meminta kepada Pemerintah Kota Bekasi Surat Keputusan Kepala Dinas PARBUD No:556/KEP. 21 -PARBUD.PAR/X/2019 agar segera dicabut. Agar pihak pengelola kawasan Hutan Bambu dari pihak lingkungan setempat.

Selain itu, H. Hambali pun angkat bicara terkait lahan yang rencananya akan dijual seharga 10 juta permeter. “Biar dibebaskan lahannya, saya jual tanah 10 juta permeter,” ungkapnya.

Pos terkait