Wagub DKI Jakarta Kunker ke TPST Bantar Gebang, Ini Penjelasannya

  • Whatsapp
Wagub DKI Jakarta Kunker ke TPST Bantar Gebang Kota Bekasi, Jawa Barat.

KORAN SIDAK – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kunjungan kerja (kunker) ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang Kota Bekasi Jawa Barat. Minggu (26/07).

Rombongan Wagub DKI Jakarta setibanya di TPST Bantar Gebang di sambut oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DLH Provinsi DKI Jakarta Andono Warih, Kepala UPST Asep Kuswanto, Kasubag TU Rizky Febriyanto SE. Kasatlak Handoko Prayitno.

Bacaan Lainnya

Wakil Gubernur DKI Jakarta usai masuk ruang rapat TPST Bantar Gebang langsung berkeliling melihat kondisi proses pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang salah satunya yang di lihat adalah PLSTa, Komposting dan zona titik buang di zona III (tiga).

Ahmad Riza Patria Wagub DKI Jakarta, mengatakan, kunjungan ke TPST Bantar Gebang di wilayah Bekasi untuk mengecek dan memastikan bahwa proses pengolahan sampah berjalan dengan baik lancar susuai dengan harapan kita.

“Sekalipun memang keadaan Covid -19 adanya pengurangan anggaran namun kita terus mencari solusi agar program pekerjaan pembuangan sampah dengan baik,” kata Riza.

Kemudian kedua, kata dia ingin mencari terobosan – terobosan dalam pengelohan sampah dan perlu segera membangun ITF di beberapa titik di Jakarta termasuk di Bantar Gebang.

“Ketiga kita ingin memastikan bahwa kerjasama antara BPPT dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir tahun ini bisa terus di tingkatkan lagi,” ujarnya.

Lanjuo ia menjelaskan termasuk tadi ada PR untuk pengalihan aset dari BPPT ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diingin menyelesaikan berbagai masalah dengan pihak ke tiga yang sejak tahun 2016 putus hubungan antar pihak ketiga dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masalah – masalah yang tersisa segera diselesaikan.

“Hingga dikemudian hari tidak ada yang jadi masalah termasuk dengan pihak ketiga mana pun dengan pihak mana pun, yang terakhir kita ingin manfaat kan sampah ini untuk kepentingan – kepentingan yang lebih baik apakah humus, konblok campuran aspal termasuk untuk energi listrik jadi yang ada ini kita tingkat lagi,” ungkapnya.

Pos terkait