Upaya Tingkatkan Kompetensi Pengajar, Ini yang Dilakukan SMAN 5 Tamsel

  • Whatsapp
Kurniawati, Ketua pelaksana kegiatan pelaksanaan workshop.

KORANSIDAK, Bekasi — Dalam rangka meningkatkan kualitas metode pendidikan guru dan tenaga kependidikan, SMAN 5 Tambun Selatan, Jumat (10/09/21) mengadakan kegiatan workshop peningkatan kompetensi pedagogik (ilmu seni menjadi guru) melalui penerapan model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) lintas bidang studi.

Kurniawati, Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan, pelaksanaan workshop peningkatan kompetensi tenaga pengajar yang dilakukan pihaknya secara daring bertujuan untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

Bacaan Lainnya

“Diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para guru dan tentunya menjadikan peserta didik bahagia, karena guru berkolaborasi dalam kegiatan pembelajaran sehingga beban tugas peserta didik berkurang dan tercipta Student wellbeing yang diharapkan,” kata Kurniawati.

Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari mulai Selasa, 7 September sampai 10 September 2021 itu dihadiri oleh Kepala KCD Wilayah III Bpk. Dr. Asep Sudarsono, S. Pd., M. M yang sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Hadir pula Pengawas Pembina Disdik Provinsi Jawa Barat, Rojali, yang memberi materi pembelajaran Abad 21, serta narasumber model pembelajaran, Cece Sutia, peraih medali emas inovasi pembelajaran yang datang dari SMAN 1 Parompong Kabupayen Bandung Barat sebagai pemateri yang memberikan cakupan dan teknik kolaboratif antar bidang studi melalui Project Based Learning (PjBL)

Kepala SMAN 5 Tambun Selatan Hj. Sri Anarusi, berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan mutu belajar dan memberi perbaikan melalui kegiatan ini.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan workshop yang dilakukan panitia. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pembelajaran siswa melalui penelusuran kebutuhan dari raport mutu sekolah dan memberi perbaikan melalui kegiatan ini,” ujarnya. (*)

Pos terkait