Tak Pasang Papan Proyek, Parade Nusantara: Diduga Ada Indikasi Rekanan Bohongi Masyarakat

  • Whatsapp
Perbaikan Jembatan penghubung antar kampung yang sedang dikerjakan perbaikannya oleh pihak ketiga. (Parman)

KORAN SIDAK, BEKASI – Ketua Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara), Hendra Gustar menyayangkan kinerja pengawas pada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi yang tidak maksimal dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Hendra mengatakan, ada beberapa kegiatan yang sudah berjalan namun tidak diketahui besaran anggaran dan sumber anggarannya. Salah satunya kata dia, proyek rehabilitasi jembatan Kampung Wates RT 003/002 Desa Karangmekar, Kecamatan Kedungwaringin.

Bacaan Lainnya

“Pekerjaan proyek sudah berjalan hampir satu minggu, tapi tidak ada papan kegiatan. Bisa jadi ini proyek siluman,” ujarnya.

Pekerjaan jembatan tersebut kata dia, diduga bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi dan pengguna anggarannya ada pada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi.

“Pekerjaan jembatan penghubung antara Kampung Wates dengan Kampung Jati, Desa Karangmekar ini dipastikan menggunakan uang APBD Kabupaten Bekasi,” terangnya.

Dia menjelaskan, masyarakat berhak mengetahui besaran anggaran kegiatan setiap proyek yang dianggarkan melalui APBD.

“Kalau papan kegiatan gak dipasang, kami menduga ada indikasi rekanan berniat membohongi masyarakat agar tidak termonitoring besar anggarannya dan sumber anggarannya,” ujar Hendra. (*)

Pos terkait