Soal Rutilahu di Sumbereja, Camat Bakal Panggil LPM

  • Whatsapp

KORAN SIDAK, Bekasi – Ketua Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) Kabupaten Bekasi, Hendra Gustar menyayangkan program rutilahu di Desa Sumbereja, Kecamatan Pebayuran yang diindikasi ada praktek markup anggaran.

Hendra mengatakan, semestinya program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) mengacu kepada aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Bacaan Lainnya

“Ya sudah harusnya mengacu pada perbup nomor 3 tahun 2019, dan kalau sudah mengacu kepada aturan, kenapa harus riskan,” kata Hendra.

Dirinya pun mempertanyakan, kinerja LPM Desa Sumbereja yang sudah melaksanakan pekerjaan rutilahu, padahal anggaran tersebut belum realisasi.

“Anggaran belum tersalurkan kenapa program rutilahu di wilayah kecamatan pebayuran bisa star duluan. Apa boleh pakai dana talangan,” ujar dia.

Sementata itu, Camat Pebayuran, Hanip mengatakan jika pihaknya akan memanggil LPM dan Kepala Desa setempat.

“Saya akan panggil Ketua LPM desa dan Kepala Desa,” ujarnya singkat. (*)

Pos terkait