Puskappi : Dirut Perumda Kota Bekasi Minim Prestasi

  • Whatsapp

KORAN SIDAK, KOTA BEKASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Patriot merupakan salah satu BUMD yang dimiliki Pemerintah Kota Bekasi dalam melakukan pelayanan air minum membuka seleksi calon Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, periode 2021-2026. Seleksi posisi tersebut sudah di buka pendaftaran pada tanggal 24 Agustus 2021 sampai 10 September 2021.

Hal itu tertuang dalam surat pengumuman tentang Seleksi Calon Direktur Utama Perumda Tirta Patriot nomor: 539/04/Pansel-Dirut.

Bacaan Lainnya

Fergiawan juru bicara Pusat Kajian Kebijakan Publik Pemerintah Indonesia (Puskappi) pun menyoroti posisi jabatan Direktur Utama Perumda Tirta Patriot akan berakhir pada bulan November 2021. Informasi yang kami dapat, Solihat sebagai petahana dikabarkan akan mengikuti kembali seleksi tersebut.

“Kinerja Solihat selama menjabat sebagai Dirut Perumda Patriot Bekasi belum terlihat maksimal atau minim prestasi khususnya dalam peningkatan jaringan pelanggan,” ujar Fergiawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (09/09/2021).

Fergiawan membandingkan kinerja Solihat dengan Dirut sebelumnya TB Hendy saat awal dia menjabat pada Maret tahun 2014, pelanggan Perumda Tirta Patriot sekitar 22 ribu pelanggan dan pada akhir jabatannya sekitar tahun 2017, pelanggan Perumda Tirta Patriot sekitar 29.343 konsumen.

“Jadi selama 3 tahun TB Hendy menjabat, ada kenaikan pelanggan sekitar 7 ribu konsumen atau mengalami kenaikan sekitar 2 ribuan tiap tahunnya,” ucapnya.

Lanjutnya, Fergiawan menerangkan bahwa saat awal Solihat menjabat sebagai Dirut Perumda Tirta Patriot pada tahun 2017, pelanggan sekitar 29.343 konsumen. Sedangkan ditahun 2019, ada sekitar 31 ribu konsumen.

Dan pada tahun 2020, pelanggan Perumda Tirta Patriot hanya berkisar 33ribu konsumen. Lalu berdasarkan informasi pada tahun 2021 jumlah pelanggan kurang lebih sekitar 38 ribu jaringan.

“Berarti selama Solihat menjabat sebagai Dirut Perumda Tirta Patriot kenaikan pelanggan hanya sekitar 8 ribu an pelanggan atau sekitar 2 ribu pelanggan setiap tahunnya,” terangnya.

Ditambah pada tahun 2019, juru bicara Perumda Tirta Patriot mengatakan bahwa Perumda Tirta Patriot mendapatkan penyertaan modal sekitar Rp 10,5 milliar untuk pipanisasi dan sambungan pelanggan baru. Perumda pun menargetkan pada tahun 2020 mendapatkan 10 ribu pelanggan baru di Bekasi Utara, Bekasi Barat, dan Medansatria.

“Ini merupakan prestasi terburuk Dirut Perumda Tirta Patriot yang seharusnya menjadi bahan pertimbangan Pansel dan Wali Kota Bekasi dalam mengevaluasi kinerja di tubuh Perumda Tirta Patriot,” tegasnya.

Puskappi pun meminta kepada Inspektorat Kota Bekasi dan Kejari Kota Bekasi agar bisa mengaudit kinerja para direksi yang akan habis masa jabatannya dan keuangan Perumda Tirta Patriot secara transparan, akuntabilitas serta dipublikasi ke publik.

“Kami meminta Inspektorat dan Kejari Kota Bekasi agar bisa mengaudit para jajaran direksi yang akan habis masa jabatannya dan mengawal proses seleksi Direksi dengan baik dan benar,” tutupnya.

Pos terkait