Polsek Pebayuran Ringkus Sindikat Penipuan Tenaga Kerja, 23 Orang Jadi Korban

  • Whatsapp

KORAN SIDAK, Bekasi – JN alias Fatih warga Kampung Selang, RT 01/14, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran diamankan Polsek Pebayuran, Resort Metro Bekasi. JN diamankan Polisi karena diduga melakukan penggelapan dan penipuan tenaga kerja.

“JN mengaku bisa memasukan korban untuk bekerja ke perusahaan ternama dibeberapa kawasan industri di Kabupaten Bekasi dengan syarat menyerahkan sejumlah uang,” kata Kapolsek Pebayuran AKP Asep Romli, Senin (9/12).

Bacaan Lainnya

Asep menjelaskan, setelah menyerahkan uang sebesar Rp 5 juta, tetapi korban tak kunjung bekerja di perusahaan. Karena merasa tertipu, baru kemudian korban melaporkan ke Polsek Pebayuran.

“Korban tidak masuk kerja di perusahaan dan uang korban pun tidak dikembalikan. Kemudian korban melapor,” bebernya.

Menurut pengakuannya, kata Asep, JN tidak bekerja sendiri. JN mengajak AG untuk merekrut orang mencari kerja untuk dijadikan korban.

“AG diajak sama JN, kemudian AG menyebarkan informasi penerimaan tenaga kerja melalui media sosial facebook,” bebernya.

Setelah mendapatkan korban, lanjut Asep, AG meminta sejumlah uang, kemudian uang tersebut diserahkan kepada JN sebesar Rp 3,5 juta.

“Sedangkam AG menerima sisa dari uang yang diberikan korban,” ujar dia.

Saat ini lanjutnya, tersangka AG masih dilakukan pengejaran. “Tersangka AG menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” terang Kapolsek Pebayuran.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, JN dan AG dikenakan pasal berlapis, yakni pasal 372 KUHP dan pasal 378 KUHP. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan yakni 23 lembar kuitansi tanda terima uang. (*)

Pos terkait