Pembangunan Tower Seluler diduga belum Kantongi Izin Warga

  • Whatsapp
Pembangunan menara seluler di Desa Karang Harja, Pebayuran

KORAN SIDAK, Bekasi – Pekerjaan pembangunan menara seluler atau Base Transceiver Station (BTS) di Kampung Kobak Ceper, RT 004/002, Desa Karang Harja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi dikeluhkan warga.

Pasalnya, pembangunan menara BTS tersebut diduga belum mengantongi izin dari warga setempat.

Bacaan Lainnya

“Saya khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bagaimana dengan keselamatan kami (warga-red) setelah tower itu berdiri. Siapa yang akan tanggungjawab,” kata salah seorang warga setempat yang enggan di sebutkan namanya.

Sebelum dilakukan pembangunan, kata dia,  pihak pelaksana mestinya mengikuti aturan yang ditentukan pemerintah.

Untuk diketahui, pembangunan menara seluler (BTS) sudah diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika
Nomor, 02/PER/M.KOMINFO/03/2008, Tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi.

Apabila prosedur perizinan ada yang dilanggar, maka pemerintah bisa memberikan sanksi berupa sanksi administratif atau teguran. Bahkan pemerintah bisa mencabut izinnya. (*)

Pos terkait