Ketua DPC Ormas PBB Jelaskan Kronologi Sebenarnya Terkait Bentrok Didepan Mapolres Metro Bekasi Kota

  • Whatsapp
Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Henriko Siagian.

KORAN SIDAK – Awal mula Keributan antar Organisasi Masyarakat (Ormas) PBB (Pemuda Batak Bersatu) dengan Ormas GEMPA (Gerakan Masyarakat Peduli Aqidah) itu terjadi di Wilayah Naronggong, Rawalumbu, Kota Bekasi, selasa malam 08 Juni 2021.

Kejadian tersebut berdasarkan atas hutang-piutang yang belum diselesaikan oleh nasabah yang telah menyepakati perjanjian dan beberapa syarat bagi nasabah peminjam uang.

Baca Juga :

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Henriko Siagian menjelaskan, salah satu anggota kami yang bekerja di salah satu Koperasi pihaknya datang dan menanyakan soal tagihan kepada pihak peminjam uang, dikarenakan nasabah sudah tidak koperatif lagi.

“Pihak koperasi akhirnya mendatangi rumah nasabah karena dia tidak pernah menjawab saat kita hubungi bahkan whatshap saya di blokir maka dari itu kami datang ke rumah nya,” jelasnya, Rabu (09/06/21).

Saat kita mendatangi rumahnya pihak nasabah yang bersangkutan tidak kami temukan kami hanya menemukan kertas yang di tempel di pintu rumahnya dengan tulisan “segala urusan hutang-piutang yang bersangkutan dengan koperasi pihak nasabah telah memberikan kuasa kepada Ormas Gempa”.

“Pada saat kami datang memang yang bersangkutan tidak ada dirumah kita pun sempat menunggu selama 30 menit setelah itu ada dua org yang datang dan kami sudah menebak bahwa ini pasti anggota Ormas Gempa,” paparnya.

Lanjut, dirinya dan rekan koperasi langsung menghampiri Orang tersebut untuk membicarakan dan mengkonfirmasi segala urusan hutang-piutang nasabah yang bersangkutan.

“Tujuan kami hanya ingin bertemu dan menanyakan nasabah yang bersangkutan secara baik sampai dimana kesanggupannya, kalau memang tidak sanggup kita cari solusi nya,” ujarnya.

Merasa tidak terima dengan penyampaian pihak kami sebagai koperasi pihak Ormas Gempa merasa terpancing emosi dan mengeluarkan bahasa untuk mengajak perang.

“Karena semakin lama semakin ramai anggota mereka yang terus datang ke lokasi dan rekan kami pun sudah diperlakukan dengan cara kekerasan maka dari itu kita langsung larikan ke polsek bekasi timur lalu lanjut ke Polres Metro Bekasi Kota untuk proses hukum lebih lanjut,” paparnya.

Dirinya berharap kepada pihak yang berwajib untuk terus menegakakan hukum seadil adilnya dan segera ditangkap pelaku yang sudah melukai para anggota Ormas PBB.

Pos terkait