Jadi Irup Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama, Ini Arahan Kapolri

  • Whatsapp

KORAN SIDAK, Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, tiba di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

Kapolri hadir dalam rangka memimpin upacara penganugerahan Bintang Bhayangkara Pratama kepada 26 Pati Polri serta memberikan pengarahan kepada Pati dan Pamen Polri yang bertugas di Luar Struktur Polri, Rabu (11/12).

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama. Adapun 26 Pati Polri penerima Bintang Bhayangkara Pratama yaitu :

1. Komjen Pol M. Iriawan
2. Komjen Pol Firli
3. komjen Pol Dharma Pongrekun
4. Irjen Pol Eko Indra Heri
5. Irjen Pol Asep Suhendar
6. Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo
7. Irjen Pol Mas Guntur Laupe
8. Irjen Pol Rachmat Mulyana
9. Irjen Pol Refdi Andri
10. Irjen Pol Suntana
11. Irjen Pol Achmat Juri
12. Irjen Pol Indra Miza
13. Irjen Pol Firman Shantyabudi
14. Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi
15. Irjen Pol Dunan Ismail Isya
16. Irjen Pol Rokhmad Sunanto
17. Irjen Pol Widiyanto Poesoko
18. Irjen Pol Rudy Sufahriadi
19. Irjen Pol Agus Andrianto
20. Irjen Pol Priyo Widiyanto
21. Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo
22. Irjen Pol Muchlis
23. Irjen Pol Purwadi Arianto
24. Irjen Pol Didi Haryono
25. Irjen Pol Anang Revandoko
26. Irjen Pol Andap Budi Revianto

Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan puji syukur kehadirat Allah Subhanawataala Tuhan Yang Maha Esa karena atas nikmat-Nya kita semua dapat hadir dalam acara yang khidmat ini.

“Dengan anugerah Bintang Bhayangkara Pratama rekan-rekan saya dan adik-adik yang mendapatkan, semoga penganugerahan bintang pratama bisa menjadi motivasi di dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada institusi Polri di negara dan bangsa ini,” ujar Kapolri.

Kapolri mengucapkan terima kasih juga atas kehadiran rekan-rekan pati pamen dan personel yang bertugas di luar struktur.

“Kita sangat besar, kurang lebih 3700 personel dengan rincian ada 54 pati di luar struktur, 1176 pamen dan ribuan bintara yang ada dan Jika dikumpulkan ini bisa menjadi polres plus,” tuturnya.

Kapolri menyampaikan beberapa hal tentang bagaimana langkah Polri ke depan. Yang pertama, pada tahun 2020 akan menghadapi pilkada serentak di seluruh Indonesia.

“Saya berharap rekan-rekan yang berada di luar struktur bisa memberikan kontribusi yang positif dengan memberikan satu jawaban bahwa institusi Polri di dalam pelaksanaan pilkada serentak wajib hukumnya untuk netral.” tegas Kapolri.

“Kita tidak dimana-mana tapi kita ada dimana-mana, karena kita hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban. Saya berharap juga bisa menjadi jembatan penghubung untuk menyampaikan di Kementerian/ Lembaga apa saja yang menjadi kebijakan dari institusi Polri ini,” tambahnya.

Kedua, lanjutnya, jaga soliditas institusi ini, kita tidak mungkin bangun soliditas ini berharap dari institusi lain. Terjangan begitu dahsyat kepada Institusi kita hanya dengan solidnya kita, kita bisa mengantisipasi semua terjangan badai yang akan menggerogoti institusi Polri.

Hanya ada satu modal yaitu kita harus solid, kita harus kompak dan kita harus membangun terus komunikasi. Tidak ada masalah yang tidak selesai ketika kita mau membangun komunikasi.

“Saya juga terbuka untuk semua masalah, silahkan jika ada hal-hal yang ingin dikomunikasikan. Sebaiknya kita berfikir seperti pegadaian yaitu “Menyelesaikan masalah tanpa masalah,” tandasnya.

“Saya berharap, mari kita perkuat kerjasama dan sinergitas di manapun teman-teman ditugaskan di kelembagaan. Insitutsi polri hari ini juga berpikir bagaimana hambatan di tingkat Kombes sama pati yang begitu menumpuk untuk bisa terakomodir semua, kurang lebih 400 pati belum dapat porsi bintang. Akan keluar skep kapolri untuk jabatan fungsional sehingga dapat mengakomodir rekan rekan dan adik adik yang sudah lama sekolah untuk mendapatkan posisi 2B1 atau Bintang,” ujarnya.

Yang terakhir, marilah kita mensyukuri nikmat yang telah Tuhan berikan kepada kita semua. Karena bagaimanapun teman-teman semua yang ada di sini sudah mendapatkan jabatan. Dengan cara kita bersyukur maka kita akan mampu melaksanakan pekerjaan dengan ikhlas. (IWO)

Pos terkait