Gawat!! “Uang Bau” Desa Taman Rahayu Belum Cair Juga, Pak Bupati Bekasi apa tidak Kasihan Warganya?

  • Whatsapp
Perwakilan Warga Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Mendatangi Kantor Bupati Bekasi. (doc.Suhadi)

KORAN SIDAK – Dana Kompensasi atau “uang bau” dari Unit Pengelolaa Sampah Terpadu (UPST) Bantar Gebang untuk warga Kudus III Desa Taman Rahayu Kecamatan Setu, yang mencapai 1.557 Kepala Kelurga (KK) sampai saat ini belum juga cair.

Sebelumnya, Pemerintahan Daerah Bekasi sudah menyerahkan dokumen administrasi untuk pencairan anggaran “uang bau” ke Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, hal tersebut warga Taman Rahayu mendatangi kantor Dinas terkait untuk memastikan kapan akan dicairkannya. Rabu (11/11/2020).

Bacaan Lainnya

Emin Suryana atau sapaan akrabnya RT Jibril, dan juga sebagai Ketua Karang Taruna Desa Taman Rahayu Kadus III tiga mengatakan, lambatnya pencairan dana kompensasi atau “uang bau” Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Unit Pengelolaan Sampah Terpadu UPST Bantar Gebang diduga lambatnya Pemerintah Kabupaten Bekasi menyerahkan dokumen pencairan dana kompensasi ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami sudah konfirmasi ke Dinas Bapeda Kabupaten Bekasi, mereka mengatakan tinggal dokumen kwitansi sudah di bapak Bupati, jadi tinggal tunggu. Akan tetapi kalau dokumen tersebut belum di serahkan ke Pemerintah Provinsi DKI kapan cairnya,” kata Jibril.

Kami minta, kata dia, Kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Dinas terkait agar segera menyerahkan dokumen pencairan dana kompensasi ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Warga sudah resah akibat lambatnya proses pencairan dana kompensasi dari UPST Bantar Gebang,” ungkapnya.

Sementara H.Domat tokoh masyarakat Desa Taman Rahayu Kadus III, menjelaskan jangan sampai dana kompensasi atau uang bau bagi 1.557 KK Warga Desa Taman Rahayu Kadus III tiga yang terdampak UPST Bantar Gebang tidak cair.

“Karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mengalokasikan anggaran tahun 2020, untuk dana kompensasi atau uang bau bagi warga Desa Taman Rahayu Kadus III Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Pos terkait