Ditagih Bayar Kontrakan Penagih di Sabet Parang

  • Whatsapp
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko. (doc.Yessy)

KORAN SIDAK – Seorang warga di Bantargebang, Kota Bekasi, dianiyaya dengan senjata tajam di rumah kontrakan di Jalan Lingkar Bambu Rt 002 Rw 003 Kelurahan Ciketing Udik, kemarin (11/05/20).

Korban diduga dianiyaya karena masalah hutang piutang mengenai uang sewa kontrakan antara pelaku AS dengan korban LS.

Bacaan Lainnya

Kepala Satuan Reserse Kriminal, Arman mengatakan, peristiwa ini terjadi dimana korban LS bekerja sebagai penagih uang sewa kontrakan datang menghampiri tersangka AS untuk menagih namun tersangka tidak terima dengan penagihan tersebut.

“Jadi si korban melakukan penagihan berulang kali kepada si pelaku karna saat itu kondisinya sedang sulit sehingga tidak bisa memenuhi keinginan si korban akhirnya terjadi cekcok,” ujarnya saat Konferensi pers di Polres Metro Bekasi Kota.

Keduanya terlibat cekcok mulut dan tak lama kemudian tersangka AS mengambil sebilah parang bergagang kayu yang tidak jauh dari lokasi tersebut dan melakukan penganiayaan terhadap korban LS.

Penganiayaan dilakukan dengan cara parang tersebut tersangka ayunkan ke arah tangan korban sebanyak sekali mengenai tangan kanan korban yang mengakibatkan korban menderita luka pada jari jempol dan telunjuk tangan kanan korban hingga terputus.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban melapor kepada pihak kepolisian dan korban dibawa ke Rumah Sakit, sedangkan si tersangka berhasil diamankan untuk menjalani proses lebih lanjut.

“Saat ini tersangka berinisial AS sudah diamankan di polres dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” paparnya.

Berdasarkan keterangan saksi dan pelaku, terhadap perbuatan pelaku di kenakan Penganiayaan Berat sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 351 ayat (2) KUHP, dengan ancaman Hukuman 5 (lima) tahun Penjara.

Editor: Redaksi

Pos terkait