Diduga Terkena Virus Corona, Walikota Bekasi: tidak Usah Khawatir, Sudah Dipantau Oleh Dinkes

  • Whatsapp

KORAN SIDAK, BEKASI – Virus Corona atau Covid – 19 sudah masuk ke Indonesia, hal tersebut dengan ditemukannya dua pasien warga Depok yang positif terjangkit virus Corona atau Covid-19. Di Kota Bekasi, satu orang warganya telah meninggal diduga akibat virus mematikan tersebut.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan bahwa penyebab warga kota Bekasi yang meninggal tersebut masih dalam penyelidikan.

Bacaan Lainnya

“Saya dapat laporan dari kepala Dinkes, yang diprediksi suspect ternyata negatif, ada beberapa orang juga yang masih dalam pemantauan mudah-mudahan semua negatif,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi dengan sapaan akrabnya Bang Pepen telah didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko dan Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto di Stadion Patriot Candrabhaga usai membumikan pancasila pada Selasa (03/03).

Pepen juga menegaskan bahwa pemerintah Kota Bekasi sudah menyiapkan antisipasi segala kemungkinan terburuk. Pemkot Bekasi bersama tiga pilar akan segera mengambil tindakan jika diperlukan.

“Sebenarnya tidak perlu khawatir, kita hidup bersih kita melakukan upaya-upaya kepada masyarakat dan pemkot Bekasi sudah membuat surat edaran terkait corona serta tadi saya juga sudah berkoordinasi dengan wakil walikota, Dandim dan Kapolres untuk melakukan upaya semacam evaluasi kalau memang terjadi,” ungkap Pepen.

Saat ini, masih kata dia, ada 18 warga Kota Bekasi yang menjadi perhatian Pemkot Kota Bekasi dan dalam pengawasan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

“Ada beberapa wilayah kita, sedang dalam pemantauan Puskesmas, sudah dipantau oleh Dinas Kesehatan, dan Dinkes susah punya komunikasi dengan rumah sakit Sulianti Saroso dan rumah sakit lain jadi tidak usah khawatir,” ungkapnya.

Diketahui, warga Kota Bekasi berinisial D (50) tersebut, katanya merupakan salah satu staff di Tekom Jakarta Pusat meninggal di Cianjur sepulangnya dari Malaysia.

“Kalaupun dikatakan iya, maka tentunya ada upaya tindak lanjutnya, kalau meninggal maka akan dicari dengan siapa saja dia berinteraksi,” tandasnya.

Reporter: Jelly

Pos terkait