Bimtek FBPD Pebayuran, Plt Sekcam : BPD Harus Menampung Aspirasi Masyarakat

  • Whatsapp

KORAN SIDAK, Bandung – Forum BPD Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) terkait tugas pokok dan fungsi BPD yang digelar di Hotel Panorama, Lembang, Bandung, Sabtu (7/10).

Ketua Forum BPD Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, Barkah Fatimah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bintek yang dilaksanakan bertujuan agar anggota BPD dapat lebih memahami tugas dan fungsi kinerja serta pengawasan.

Bacaan Lainnya

“Selain pungsi pengawasan, BPD juga harus memahami dan menampung aspirasi masyarakat dan aspirasi dari masyarakat nantinya dituangkan dalam rapat Musdes,” ujarnya.

Untuk lebih memaksimalkan pungsi pengawasan, kata Barkah, BPD tentunya harus memahami aturan dan undang-undang tentang desa.

“Sesuai dengan temanya, “Desa membangun membangun Indonesia, BPD Hebat, Desa Bermartabat” untuk itu mari sama-sama kita jaga marwah BPD dengan melakukan pungsi pengawasan dan menampung aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Sekretaris Camat Pebayuran, H. Warjion saat membuka acara bimbingan teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Pebayuran mengatakan jika melayani masyarakat merupakan sebuah kehormatan.

“Teruslah rendah hati untuk tidak pernah lelah melayani masyarakat, bangsa dan negara,” kata H. Warjion.

H. Warjion menjelaskan, berdasarkan undang-undang no 6 tahun 2014, menyebutkan bahwa pemerintah desa adalah Kepala Desa bersama BPD.

Pemerintah desa kata dia, dalam menjalankan tugasnya bertanggungjawab kepada Bupati, sehingga, kita adalah satu tujuan mewujudkan masyarakat Kabupaten Bekasi yang sehat, cerdas dan sejahtera.

“Saya berharap kepada BPD untuk segera menyesuaikan diri dan bekerja agar paham betul dengan situasi, kondisi, potensi, problematika, serta aspirasi yang ada di masyarakat. Selalu kedepankan budaya jujur, gotong royong, kebersamaan dan terbuka dalam bekerja dan melayani masyarakat,” pesan H. Warjion dalam sambutannya.

BPD sambung H. Warjion, merupakan salah satu pilar kokohnya penyelenggaraan otonomi daerah. Fungsi politik anggota BPD sebagai kanal aspirasi dan pengawasan terhadap Perdes sangatlah penting dalam menentukan kemajuan desa.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber diantaranya, Sekretaris FBPD Kabupaten Bekasi, Ondang Donal, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Maman Firmansyah, Sekretaris Siskeudes, Risan Kurniawan serta Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) Kecamatan Pebayuran, Yandi Suwandi.

Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) Kecamatan Pebayuran, Yandi Suwandi dalam pemaparannya menyampaikan, tentang tugas dan pungsi BPD dalam pengawalan penggunaan dana desa dalam rangka desa membangun Indonesia.

“Untuk memahami pengawalan pembangunan dana desa tentunya BPD pun harus meningkatkan kualitas musyawarah di desa masing-masing,” ujarnya.

Musyawarah dilaksanakan tujuannya agar dana desa dapat dipergunakan dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. (Lee)

Pos terkait