Berikan Kuliah Umum di UNS, Wamenkumham Jelaskan Urgensi dan Latar Belakang Lahirnya RKUHP

KORANSIDAK.COM – Memberikan Kuliah Umum di Universitas Negeri Semarang (UNS), Wakil Menteri (Wamenkumham) Republik Indonesia Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan, urgensi dan latar belakang lahirnya Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang saat ini sudah masuk tahap akhir pembahasan, Jum’at (5/8/22).

Di bagian awal, Prof Eddy sapaan akrabnya memberikan gambaran umum mengenai konsep dasar hukum pidana.

Bacaan Lainnya

“Berbicara hukum pidana, berarti kita berbicara mengenai draft Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana,” ujarnya lugas.

“Kalau kita bicara hukum pidana berarti kita bicara tentang asas-asas hukum. Kalau kita bicara mengenai asas-asas hukum pidana itu, biasanya kita bicara mengenai apa yang terdapat pada buku 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang berbicara mengenai ketentuan-ketentuan umum Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang di dalam RKUHP dia juga masuk dalam buku 1,” ujarnya.

“Dan ketentuan hukum umum pidana yang ada di dalam RKUHP tidak hanya memperbaharui yang ada di dalam buku 1 KUHP sekarang yang berlaku tetapi juga menyesuaikan dengan perkembangan ilmu hukum pidana,” jelas Guru Besar Ilmu Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada itu.

Berikutnya, Prof Eddy menerangkan, Dunia Internasional sejak tahun 1990, sejak 30 tahun yang lalu mengalami perubahan paradigma dalam hukum pidana.

Pos terkait