Belajar Tatap Muka, Kabid SD Kab Bekasi : Kita Terapkan Prokes yang Ketat

  • Whatsapp
Yudi, Kepala bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. (Foto : Effendi)

KORAN SIDAK, Bekasi – Pemerintah menyatakan, pembelajaran tatap muka bisa dilakukan pada tahun ajaran baru mendatang, namun pembelajaran tatap muka masih dilakukan secara terbatas.

Aktivitas pembelajaran tatap muka secara terbatas ini akan dilakukan setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidikan.

Bacaan Lainnya

Kepala bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Yudi mengatakan, peraturan tatap muka yang dilaksanakan bulan Juli 2021 mendatang harus memenuhi standar operasional prosedur. Terutama kata Yudi, dalam melaksanakan prokes 5 M.

“Jadi setiap ruang kelas harus menyediakan tempat mencuci tangan (wastafel) dan setiap siswa wajib memakai masker,” ujarnya ( 20/04/21)

Namun kata dia, tetap ada opsi pembelajaran jarak jauh. Sebab menurutnya, untuk menerapkan protokol kesehatan, pembelajaran tatap muka maksimal hanya 50 persen dari jumlah siswa.

“Tidak menutup kemungkinan selesai vaksinasi ada opsi tatap muka terbatas. Selain itu harus melalui sistem rotasi, tatap muka dan PJJ ( Pembelajaran Jarak Jauh),” terang Yudi.

Namun demikian, ketika sekolah sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, maka ada beberapa hal yang harus dipahami.

“Yang menentukan yakni pemerintah daerah, Kanwil, Kantor Kemenag, Kepala Sekolah, dan perwakilan orangtua melalui komite sekolah. Dan orangtua masih memiliki hak untuk memutuskan memperkenankan anaknya datang ke sekolah atau tidak,,” ujar Yudi.

Menyikapi pembelajaran tatap muka yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang, Yudi berharap semua elemen yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 turut serta memutus mata rantai peredaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Hal itu akan dikembalikan pada Satgas Covid-19, artinya kita akan mempertimbangkan dari sisi Satgas,” tandasnya. (*)

Editor: Hamdan Bule

Pos terkait