Bangun Sarpras, Ponpes Al-Barkah Karangbahagia Harapkan Bantuan Pemkab Bekasi

  • Whatsapp
Pembangunan sarana prasarana (Sarpras) Ponpes Al-Barkah, Karang Bahagia, Inzet: Istadz Yusuf Syahruddin.
Pembangunan sarana prasarana (Sarpras) Ponpes Al-Barkah, Karang Bahagia, Inzet: Istadz Yusuf Syahruddin.

Reporter: Juhata

KORAN SIDAK – Pondok Pesantren Al-Barkah di Kampung Katimaha RT 02/06 Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi tengah giat membangun, baik sarana maupun prasarana, terlebih membangun manusia seutuhnya mencerdaskan anak bangsa.

Bacaan Lainnya

Pengasuh sekaligus Pimpinan Umum Ponpes Al-Barkah, Ustadz Yusuf Syahruddin mengatakan, Pondok Pesantren Al-Barkah yang berdiri sejak tahun 1980 sudah memiliki beberapa lembaga, antara lain: PAUD, TK, TPA/TPQ, Madrasah dan SDIT dan Majlis Taklim.

Namun katanya, yayasan ini sejak tahun 2012 telah memiliki legalitas berupa akta pendirian dan SK dari Kemenhumkam. Selain itu juga, Alhamdulillah yayasan ini lanjutnya, sudah terakreditasi oleh Dinas Pendidikan.

Dia menambahkan, seiring berjalan waktu Yayasan Al-Barkah berkembang pesat dengan jumlah siswa dan santri mencapai 200 orang “Semua ini karena adanya kerjasama dari pihak yayasan dan lapisan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini sambungnya, pihaknya sedang giat membangun sarana yang ambruk karena bangunannya sudah terlalu lama, sehingga rapuh dan tidak kuat menahan beban.

“Atas kesadaran dan kekompakan dari masyarakat serta tokoh agama, kami didorong untuk segera membangun sarana pondok pesantren yang baru, sekalipun dengan anggaran seadanya,” paparnya

Dengan adanya kegiatan pembangunan ini, masih kata Ustadz Yusuf, tentunya sangat mengharapkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi khususnya dari Kementerian Agama dan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi.

“Insya Allah kami akan segera ajukan permohonan bantuan. Tentunya dengan prosedur yang sudah ditentukan. Harapan saya semoga kegiatan ini berjalan dan bisa rampung sesuai harapan serta mendapat dukungan serta perhatian dari pemerintah,” imbuhnya.

 

Pos terkait