Ada Indikasi Markup di Pekerjaan Rutilahu Desa Sumbereja

  • Whatsapp
Pekerja bangunan saat memperbaiki salah satu rumah warga penerima bantuan Rutilahu

KORAN SIDAK, Bekasi – Pekerjaan perbaikan rumah tidak layak huni atau rutilahu di Desa Sumbereja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi terindikasi adanya markup anggaran.

Dugaan indikasi adanya markup karena penerima manfaat tidak mengetahui besaran anggaran perbaikan rutilahu.

Bacaan Lainnya

“Saya tidak tahu bang. Berapa besaran anggaran yang saya terima dan sumber anggarannya. Saya cuma menerima kiriman barang matrial saja,” kata salah seorang penerima manfaat yang enggan menyebutkan identitasnya kepada koransidak.com.

Selain itu, dirinya pun menyebut jika dirinya tidak menerima nota pembelian barang dari toko bangunan.

“Nota dari matrial (toko bangunan-red) juga saya tidak menerima,” pungkasnya.

Kepada koransidak.com, dirinya berharap agar penegak hukum dapat turun langsung untuk menyelidiki adanya indikasi markup pembelanjaan barang material untuk perbaikan rumah tidak layak huni dinwilayahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) belum memberikan keterangan. (*)

Pos terkait