Aktivis GMNI: Diduga Ada Gurita di Dalam PDAM Tirta Bhagasasi

  • Whatsapp
Aktivis GMNI Bekasi bersama Utama PDAM Tirta Bhagasasi

KORAN SIDAK, Bekasi – Aktivis GMNI Bekasi, Sahandri Bella Akbar menuding Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim, secara terang-terangan melanggar UU nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

“Dengan banyaknya sanak famili yang diangkat pegawai bahkan menduduki sejumlah jabatan penting di PDAM Tirta Bhagasasi,” kata Akbar usai audensi dengan Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Bhagasasi.

Muat Lebih

Ia menjelaskan, bahwa GMNI telah mengantongi data terkait kepegawaian yang dirikrut oleh Dirut.

“Kami sudah mengantongi dan melakukan penyelidikan sejumlah nama pegawai yang memiliki garis hubungan keluarga dengan Usep, seperti keponakan, ipar dan kerabat lainnya,” ujar Akbar kepada awak media, Kamis (28/11) kemarin.

Lebih lanjut Akbar mengatakan bahwa pihaknya akan segera mempersiapkan data-data temuan tersebut dan melaporkannya ke Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya.

“Mengguritanya kolusi dan nepotisme di tubuh PDAM Tirta Bhagasasi adalah buah dari ‘Abuse of Power’ dan konflik kepentingan yang diduga kuat dilakukan Usep dengan modal jabatan direktur yang diembannya lebih dari dua periode,” bebernya.

Aktivis GMNI Bekasi asal Komisariat Pelita Bangsa ini mengaku kecewa dengan sikap pengecut Usep yang memilih pergi meninggalkan kantor daripada menerima para pendemo.

“Tuntutan kami ialah pecat dirut atas kegagalannya memberikan pelayanan air bersih dan usut tuntas kolusi dan nepotisme dalam rekrutmen pegawai PDAM Tirta Bhagasasi,” pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan pihak PDAM Tirta Bhagasasi belum bisa memberikan komentarnya terkait adanya aksi demo dari GMNI. (Jelly)

Pos terkait